Slawi – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tegal mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memaknai demokrasi bukan sekadar kontestasi politik, melainkan sebagai wujud dari ibadah sosial.
Meski tahapan Pemilu 2029 belum berlangsung, Bawaslu Kabupaten Tegal tetap menjalankan tugas pengawas dalam menjaga kualitas demokrasi. Masa non tahapan menjadi periode strategis untuk memperkuat fondasi demokrasi yang akan datang.
Bawaslu Kabupaten Tegal mengikuti kegiatan Pembinaan dan Evaluasi yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia pada Senin, 2 Maret 2026 secara daring melalui Zoom Meeting.