Memasuki tahun politik, masyarakat diingatkan untuk tetap bijak dalam menyikapi dinamika demokrasi. Perbedaan pilihan politik disebut sebagai hal yang wajar dalam sistem demokrasi, selama tetap dilandasi sikap saling menghormati dan menjaga persatuan.
Slawi – Menyongsong perhelatan demokrasi di masa depan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tegal menegaskan bahwa pengawasan tidak berhenti seiring berakhirnya tahapan Pemilu dan Pilkada 2024.
Bawaslu Kabupaten Tegal menggelar kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif (Soswatif) bersama siswa-siswi SMK NU Slawi pada Senin, 2 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan demokrasi di kalangan pelajar sebagai pemilih pemula.