Lompat ke isi utama

Berita

Harpendi Dwi Pratiwi Ajak Jajaran Bekerja dengan Rendah Hati, Tulus, dan Nyata

Harpendi Dwi Pratiwi Ajak Jajaran Bekerja dengan Rendah Hati, Tulus, dan Nyata

Harpendi Dwi Pratiwi Ajak Jajaran Bekerja dengan Rendah Hati, Tulus, dan Nyata

Bawaslu Kabupaten Tegal melaksanakan apel pagi pada Senin, 10 Agustus 2026, sebagai bagian dari rutinitas sekaligus sarana penguatan semangat dan integritas jajaran dalam menjalankan tugas kelembagaan. Bertindak sebagai pembina apel Ketua Bawaslu Kabupaten Tegal, Harpendi Dwi Pratiwi. Dalam amanatnya, Harpendi mengajak seluruh jajaran untuk senantiasa mengedepankan sikap rendah hati, ketulusan, serta membuktikan komitmen melalui kerja nyata. Dalam pesannya, Harpendi mengutip ungkapan terkenal Bung Karno tentang bunga mawar. “Bunga mawar tidak mempropagandakan harum semerbaknya, dengan sendirinya harum semerbaknya itu tersebar di sekelilingnya.”

Menurutnya, pesan tersebut relevan untuk menjadi refleksi bagi jajaran Bawaslu dalam menjalankan pekerjaan. Seseorang tidak perlu banyak menunjukkan atau mengumumkan apa yang telah dikerjakannya. Sebaliknya, hasil kerja yang baik akan dapat dirasakan dan memberikan manfaat bagi lingkungan di sekitarnya. “Kita harus rendah hati, tulus, dan kerja nyata dalam bekerja. Jangan terlalu banyak mempropagandakan apa yang kita lakukan, tetapi biarkan hasil kerja kita yang berbicara,” pesan Harpendi.

Lebih lanjut, Harpendi menyampaikan bahwa bulan Agustus merupakan bulan yang keramat dan penuh makna bagi bangsa Indonesia. Momentum peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan refleksi terhadap perjuangan yang dapat dilakukan pada masa kini.

Menurutnya, generasi saat ini memang tidak lagi dituntut untuk berperang secara fisik seperti para pejuang pada masa kemerdekaan. Namun, setiap individu memiliki tantangan untuk memenangkan perjuangan di dalam dirinya sendiri. “Kita tidak dituntut untuk berperang, tetapi kita harus melawan hawa nafsu dari diri sendiri.” Pesan tersebut menjadi pengingat agar seluruh jajaran mampu mengendalikan ego, menjaga sikap, serta mengutamakan kepentingan lembaga dan masyarakat dalam melaksanakan tugas.

Harpendi juga menekankan pentingnya menjadikan momentum bulan kemerdekaan sebagai penguat semangat untuk terus memberikan kontribusi terbaik. Nilai-nilai perjuangan, pengabdian, ketulusan, dan tanggung jawab perlu diwujudkan dalam pekerjaan sehari-hari. Apel pagi kemudian menjadi momentum untuk membangun kembali semangat kebersamaan dan komitmen jajaran Bawaslu Kabupaten Tegal. Dengan bekerja secara tulus, rendah hati, dan berorientasi pada hasil nyata, Bawaslu Kabupaten Tegal diharapkan terus mampu memberikan kontribusi positif dalam menjalankan tugas pengawasan serta menjaga kualitas demokrasi. Kemerdekaan bukan hanya tentang perjuangan di masa lalu, tetapi juga tentang bagaimana setiap insan mampu menaklukkan dirinya sendiri dan memberikan kerja nyata bagi bangsa dan masyarakat.