Lompat ke isi utama

Berita

Dari Ruang Kelas ke Bilik Suara!” — Bawaslu Tegal Siapkan Generasi Pemilih Cerdas Sejak Dini

Dari Ruang Kelas ke Bilik Suara!” — Bawaslu Tegal Siapkan Generasi Pemilih Cerdas Sejak Dini

Dari Ruang Kelas ke Bilik Suara!” — Bawaslu Tegal Siapkan Generasi Pemilih Cerdas Sejak Dini

Slawi, Mei 2026 — Bawaslu Kabupaten Tegal terus memperkuat pendidikan politik bagi generasi muda melalui pendekatan edukatif di lingkungan sekolah. Langkah ini dilakukan sebagai upaya membangun budaya demokrasi yang sehat sekaligus mencetak pemilih pemula yang kritis, cerdas, dan berintegritas.

Melalui program sosialisasi pendidikan politik bertajuk “Dari Ruang Kelas Hingga Bilik Suara”, Bawaslu Kabupaten Tegal menekankan bahwa pemilih cerdas lahir dari proses pembelajaran yang matang. Pemilih tidak hanya didorong untuk menggunakan hak pilihnya, tetapi juga memahami pentingnya memilih berdasarkan visi, gagasan, dan rekam jejak calon, bukan karena popularitas maupun praktik transaksional.

“Pemilih pemula merupakan penentu arah masa depan bangsa. Karena itu, pendidikan politik harus dimulai sejak di ruang kelas,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Dalam sesi edukasi, para pelajar diajak memahami pentingnya partisipasi aktif dalam demokrasi serta mengenali berbagai potensi pelanggaran Pemilu. Bawaslu juga menanamkan nilai-nilai integritas, kritis terhadap informasi politik, dan pentingnya menjaga kualitas demokrasi sejak usia muda.

Pendekatan langsung ke sekolah dinilai efektif untuk membangun kesadaran politik generasi muda. Selain menjadi ruang belajar demokrasi, kegiatan ini juga membuka ruang dialog antara pelajar dan penyelenggara pengawasan Pemilu mengenai tantangan demokrasi di era digital.

Bawaslu Kabupaten Tegal berharap melalui pendidikan politik berkelanjutan, lahir generasi muda yang tidak apatis terhadap politik, melainkan aktif berkontribusi dalam menjaga demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat.

“Dari ruang kelas, siap menjadi pemilih cerdas,” menjadi semangat yang terus digaungkan untuk memperkuat peran generasi muda dalam menentukan masa depan demokrasi Indonesia.