Bikin Metode Belajar Pengawasan Pemilu Lebih “Gen Z”, Bawaslu Kabupaten Tegal Ikuti Training of Trainer P2P Jawa Tengah
|
Slawi, 12 Mei 2026 – Bawaslu Kabupaten Tegal terus memperkuat kualitas pendidikan pengawasan partisipatif dengan mengikuti kegiatan Training of Trainer (ToT) Narasumber dan Fasilitator Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah secara daring, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Ketua Bawaslu Nomor 91/PM.05/K1/05/2026 tentang Standar Pelaksanaan Kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif. Melalui pelatihan ini, Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah dibekali kemampuan dalam menyampaikan materi pendidikan politik dan pengawasan partisipatif secara lebih efektif, komunikatif, dan adaptif terhadap karakter generasi muda.
Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Amin, dalam sambutannya menekankan pentingnya kompetensi narasumber dan fasilitator dalam menciptakan suasana belajar yang positif serta interaktif. Menurutnya, pendekatan pembelajaran kepada pemilih pemula harus mampu menyesuaikan karakter peserta yang mayoritas berasal dari kalangan Generasi Z.
“Pendidikan pengawasan partisipatif tidak bisa lagi disampaikan dengan metode yang monoton. Dibutuhkan pendekatan kreatif, interaktif, dan dekat dengan dunia anak muda agar pesan demokrasi dapat diterima secara maksimal,” ujarnya.
Dalam sesi materi, staf Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Shohibul Tsani, menjelaskan terkait tugas dan peran narasumber maupun fasilitator P2P. Ia juga menyoroti pentingnya penggunaan teknologi informasi dan metode pembelajaran yang atraktif dalam mendukung efektivitas pendidikan demokrasi.
Materi pelatihan turut membahas formula pembelajaran yang lebih disukai generasi muda, di antaranya pendekatan berbasis interaksi langsung, visualisasi materi, kuis interaktif, diskusi santai, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam proses belajar.
Bawaslu Kabupaten Tegal menilai kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas penyampaian materi pendidikan pengawasan partisipatif kepada masyarakat, khususnya pemilih pemula di wilayah Kabupaten Tegal.
Melalui kegiatan ini, diharapkan narasumber dan fasilitator P2P mampu menjadi agen pendidikan demokrasi yang tidak hanya informatif, tetapi juga inspiratif dan relevan dengan perkembangan zaman.
Bawaslu Kabupaten Tegal berkomitmen untuk terus mendorong partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu melalui pendidikan politik yang inklusif, kreatif, dan berkelanjutan.