Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Tegal Perkuat Pendidikan Demokrasi untuk Generasi Muda

Bawaslu Kabupaten Tegal Perkuat Pendidikan Demokrasi untuk Generasi Muda

Bawaslu Kabupaten Tegal Perkuat Pendidikan Demokrasi untuk Generasi Muda

Bawaslu Kabupaten Tegal menggelar rapat internal pada Senin (20/7/2026) di Kantor Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tegal. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Tegal, Harpendi Dwi Pratiwi, S.I.Kom., M.H., dan diikuti oleh seluruh pimpinan serta jajaran sekretariat sebagai forum evaluasi sekaligus koordinasi pelaksanaan program kerja kelembagaan.

Dalam rapat tersebut, Harpendi Dwi Pratiwi menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran atas suksesnya pelaksanaan Kelas Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu yang diselenggarakan bekerja sama dengan Universitas Islam Bakti Negara (UIBN) Tegal pada 13–15 Juli 2026. Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi yang baik antara pimpinan, sekretariat, serta seluruh tim yang terlibat.

"Kegiatan Kelas Penyelesaian Sengketa dapat terlaksana dengan baik berkat kerja sama seluruh jajaran. Terima kasih atas dedikasi dan tanggung jawab yang telah ditunjukkan. Semoga semangat kolaborasi ini terus kita pertahankan dalam setiap program Bawaslu Kabupaten Tegal," ujar Harpendi.

Selain melakukan evaluasi kegiatan, rapat juga menjadi momentum untuk menyampaikan kabar membanggakan terkait capaian Bawaslu Kabupaten Tegal di bidang kehumasan. Harpendi mengungkapkan bahwa Bawaslu Kabupaten Tegal kembali memperoleh beberapa anugerah kehumasan dari Bawaslu Provinsi Jawa Tengah. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas konsistensi Bawaslu Kabupaten Tegal dalam mengelola informasi publik, publikasi kegiatan, serta membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat.

Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi, memperkuat keterbukaan publik, dan menghasilkan konten-konten edukatif yang bermanfaat bagi masyarakat.

Rapat internal juga membahas persiapan pelaksanaan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif (Soswatif) di MAN 2 Tegal. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Bawaslu Kabupaten Tegal dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi, meningkatkan literasi kepemiluan, serta membangun kesadaran generasi muda untuk berpartisipasi aktif dalam mengawal proses demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.

Selain itu, jajaran Bawaslu Kabupaten Tegal turut mematangkan persiapan Pendidikan Pengawas Partisipatif Saka Adhyasta Pemilu, sebagai tindak lanjut penguatan kolaborasi dengan Gerakan Pramuka dalam mencetak kader-kader pengawas partisipatif yang memiliki pemahaman kepemiluan, jiwa kepemimpinan, serta komitmen menjaga demokrasi.

Harpendi menegaskan bahwa pendidikan pengawas partisipatif merupakan investasi jangka panjang dalam membangun budaya pengawasan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, khususnya kalangan generasi muda.

"Kita ingin terus memperluas ruang edukasi kepemiluan melalui berbagai program kolaboratif. Soswatif di MAN 2 Tegal maupun Pendidikan Pengawas Partisipatif Saka Adhyasta Pemilu merupakan bagian dari komitmen Bawaslu Kabupaten Tegal untuk menghadirkan pengawasan yang partisipatif dan berkelanjutan menuju Pemilu dan Pemilihan yang semakin berkualitas," tegasnya.

Melalui rapat internal tersebut, Bawaslu Kabupaten Tegal menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi internal, meningkatkan kualitas program kelembagaan, serta memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Dengan semangat kebersamaan, profesionalisme, dan inovasi, Bawaslu Kabupaten Tegal optimistis dapat menghadirkan pendidikan demokrasi yang lebih luas sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam mengawal demokrasi yang bermartabat.