Bawaslu Kabupaten Tegal Perkuat Konsolidasi Demokrasi Bersama Dinas Perpusip
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Tegal terus memperkuat upaya konsolidasi demokrasi melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tegal yang digelar pada Selasa, 12 Mei 2026 di Ruang Rapat Bawaslu Kabupaten Tegal, Jalan A. Yani No. 15A Procot, Slawi.
Kegiatan yang dipimpin langsung Ketua Bawaslu Kabupaten Tegal, Harpendi Dwi Pratiwi, tersebut menjadi ruang diskusi strategis dalam membangun kolaborasi tata kelola dan pendayagunaan kearsipan sekaligus penguatan literasi kepemiluan bagi masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tegal, Hari Nugroho, S.T., Kepala Bidang Perpustakaan Sri Handayani, S.Sos., beserta jajaran.
Dalam diskusi, Hari Nugroho menegaskan pentingnya kerja sama antar lembaga dalam pengelolaan arsip dan dokumentasi agar lebih tertib, modern, dan berkelanjutan. Menurutnya, setiap lembaga negara memiliki banyak data dan informasi yang perlu dijaga serta dikelola secara profesional. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital dinilai menjadi langkah penting agar arsip lebih aman, mudah diakses, dan mampu mendukung pelayanan publik yang lebih optimal.
Tidak hanya membahas kearsipan, kedua lembaga juga menyoroti pentingnya peningkatan literasi masyarakat, khususnya terkait kepemiluan. Rendahnya pemahaman masyarakat dinilai masih memengaruhi tingkat partisipasi pemilih dan keterlibatan dalam pengawasan pemilu. Oleh karena itu, edukasi dan pendidikan politik harus dilakukan secara berkesinambungan melalui kolaborasi berbagai pihak.
Sebagai tindak lanjut, Bawaslu Kabupaten Tegal dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tegal berkomitmen menjalin kerja sama yang akan dituangkan dalam naskah kerja sama resmi. Kolaborasi tersebut nantinya mencakup peningkatan kapasitas SDM pengelola arsip, pemanfaatan fasilitas penunjang, hingga penguatan literasi demokrasi dan pendidikan politik kepada masyarakat. Melalui sinergi ini, diharapkan pengelolaan kelembagaan semakin baik sekaligus mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga demokrasi yang partisipatif dan berintegritas.