Bawaslu Kabupaten Tegal Dorong Literasi Demokrasi Melalui Edukasi Kepada Pelajar
|
Slawi - Dalam upaya meningkatkan kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda, Bawaslu Kabupaten Tegal kembali menggelar kegiatan edukasi pengawasan partisipatif dengan mengangkat tema “Pendidikan Kunci Demokrasi Berkualitas”.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Bawaslu Kabupaten Tegal dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini kepada pelajar sebagai generasi penerus bangsa. Melalui pendekatan edukatif dan interaktif, para siswa diajak memahami pentingnya pendidikan, literasi demokrasi, serta peran aktif masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.
Dalam penyampaiannya, narasumber dari Bawaslu Kabupaten Tegal menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, integritas, serta tanggung jawab sebagai warga negara. Demokrasi yang kuat lahir dari masyarakat yang cerdas, kritis, dan memiliki kepedulian terhadap proses demokrasi.
Selain itu, para peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga netralitas, menolak politik uang, serta meningkatkan partisipasi pengawasan dalam setiap tahapan pemilu maupun pemilihan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para pelajar mampu menjadi agen perubahan yang turut menjaga demokrasi tetap jujur, adil, dan bermartabat.
Ketua Bawaslu Kabupaten Tegal menyampaikan bahwa generasi muda memiliki posisi strategis dalam menentukan masa depan demokrasi bangsa. Oleh karena itu, peningkatan literasi demokrasi harus terus dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara lembaga pendidikan dan penyelenggara pemilu.
Melalui semangat “Yuk, tingkatkan literasi demokrasi mulai dari diri sendiri!”, Bawaslu Kabupaten Tegal mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk bersama-sama membangun budaya demokrasi yang sehat, berintegritas, dan partisipatif.