Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Tegal Dorong Generasi Muda Bumikan Nilai Pemilu Bersih Sejak Dini

Bawaslu Kabupaten Tegal Dorong Generasi Muda Bumikan Nilai Pemilu Bersih Sejak Dini

Bawaslu Kabupaten Tegal Dorong Generasi Muda Bumikan Nilai Pemilu Bersih Sejak Dini

Slawi, 5 Agustus 2026 – Bawaslu Kabupaten Tegal terus memperkuat pendidikan demokrasi kepada generasi muda melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi (Konsoldem). Kegiatan kali ini dilaksanakan di MAN 2 Tegal dengan mengangkat tema “Membumikan Nilai Pemilu Bersih Sejak Dini”, yang melibatkan Siti Efita Lestari, siswa MAN 2 Tegal sekaligus anggota Palang Merah Remaja (PMR) dan Pramuka.

Dalam diskusi tersebut, Farid Bani Adam, Anggota Bawaslu Kabupaten Tegal, menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai demokrasi dan integritas sejak lingkungan sekolah. Generasi muda tidak hanya dipandang sebagai pemilih masa depan, tetapi juga memiliki peran sebagai agen perubahan dalam membangun budaya demokrasi yang jujur, adil, dan bertanggung jawab.

Pembahasan juga menyoroti bagaimana menyikapi perbedaan pilihan secara dewasa, termasuk menghadapi teman yang memilih golput. Pendekatan persuasif dan edukatif dinilai lebih efektif dibandingkan menghakimi. Selain itu, siswa diajak untuk menjaga persatuan, menghindari perundungan maupun pengucilan karena perbedaan pilihan, serta memahami bahwa demokrasi tetap membutuhkan kebersamaan setelah proses pemilihan berakhir.

Tidak kalah penting, generasi muda didorong menjadi agen siber yang cerdas dengan menerapkan prinsip “Saring Sebelum Sharing”. Setiap informasi yang beredar, khususnya terkait kandidat, harus dikonfirmasi dan diverifikasi terlebih dahulu untuk mencegah hoaks, fitnah, dan kampanye hitam. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan tidak hanya dalam pemilihan organisasi sekolah, tetapi menjadi kebiasaan dalam kehidupan demokrasi.

Melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi ini, Bawaslu Kabupaten Tegal berharap lahir generasi muda yang kritis, berintegritas, menghargai perbedaan, serta berani mengambil peran dalam mengawal proses demokrasi. Pendidikan demokrasi yang dimulai sejak dini menjadi langkah penting dalam mempersiapkan pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab menuju Pemilu 2029.

Sebagai bagian dari upaya memperluas edukasi publik, Bawaslu Kabupaten Tegal juga mensosialisasikan kegiatan dan nilai-nilai demokrasi tersebut melalui media sosial. Publikasi ini menjadi sarana untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat turut berpartisipasi dalam menjaga demokrasi yang bersih, jujur, dan berintegritas.