Bawaslu Kabupaten Tegal Dorong Demokrasi Inklusif melalui “Tegal Goes to School” di SLB Manunggal Slawi
|
Slawi, 30 Juli 2026 — Bawaslu Kabupaten Tegal kembali mendorong penguatan pendidikan demokrasi yang inklusif melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi: Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif “Bawaslu Kabupaten Tegal Goes to School” yang dilaksanakan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Manunggal Slawi, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Tegal, Hj. Sri Anjarwati, M.Kom, selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas. Kegiatan diikuti oleh siswa-siswi SLB Manunggal Slawi sebagai bagian dari upaya memperluas pemahaman demokrasi dan pengawasan Pemilu kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak mengenal lebih dekat mengenai demokrasi, proses penyelenggaraan Pemilu, pengawasan Pemilu secara partisipatif, serta hak politik penyandang disabilitas. Pemahaman tersebut penting untuk membangun kesadaran bahwa setiap warga negara memiliki hak yang setara untuk berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi.
Selain memberikan edukasi kepemiluan, Bawaslu Kabupaten Tegal juga mengajak peserta untuk bersama-sama menciptakan Pemilu yang bersih dan berintegritas. Peserta didorong untuk memiliki komitmen dalam menolak politik uang, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, serta berbagai bentuk pelanggaran Pemilu.
Pelaksanaan kegiatan ini memberikan sejumlah hasil positif. Pemahaman peserta mengenai demokrasi dan proses penyelenggaraan Pemilu semakin meningkat, begitu pula kesadaran mengenai pentingnya pengawasan Pemilu secara partisipatif. Pengetahuan peserta tentang hak politik penyandang disabilitas juga semakin bertambah.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan demokrasi yang inklusif. Sinergi antara Bawaslu Kabupaten Tegal dan SLB Manunggal Slawi diharapkan dapat terus terjalin dalam mendukung pendidikan demokrasi yang ramah, setara, dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat.
Melalui program “Tegal Goes to School”, Bawaslu Kabupaten Tegal menegaskan bahwa demokrasi bukan hanya tentang menggunakan hak pilih, tetapi juga tentang berani mengawasi, menolak pelanggaran, dan turut menjaga proses demokrasi agar berjalan jujur, adil, dan berintegritas.
Cerdas Berdemokrasi, Berani Mengawasi, Bersama Jaga Demokrasi.