Bangun Kesadaran Demokrasi Pelajar, Bawaslu Kabupaten Tegal Bahas Persiapan Bawaslu Goes To School
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tegal melaksanakan rapat pleno dengan agenda pembahasan persiapan Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif Goes To School di SMK Muhammadiyah Slawi. Rapat pleno dilaksanakan pada Rabu, 16 September 2026 bertempat di Ruang Rapat Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tegal, Jalan A. Yani No. 15A, Procot, Slawi, Kabupaten Tegal. Kegiatan tersebut diikuti oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Tegal, Kepala Sekretariat, jajaran kepala subbagian, serta sejumlah jajaran sekretariat Bawaslu Kabupaten Tegal.
Rapat pleno menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan kegiatan sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif yang menyasar lingkungan sekolah, khususnya SMK Muhammadiyah Slawi. Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Tegal mempersiapkan pelaksanaan sosialisasi agar dapat berjalan secara terarah dan sesuai dengan tujuan pengawasan pemilu partisipatif. Keterlibatan lingkungan sekolah dalam pengawasan partisipatif menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kepemiluan sejak dini. Generasi muda, termasuk pelajar, memiliki peran dalam memahami nilai-nilai demokrasi, kepemiluan, serta pentingnya berpartisipasi dalam menjaga proses demokrasi.
Dalam rapat pleno tersebut, jajaran Bawaslu Kabupaten Tegal membahas berbagai persiapan yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan sosialisasi. Pembahasan dilakukan sebagai langkah koordinasi internal sebelum kegiatan Goes To School dilaksanakan. Melalui program Pengawasan Pemilu Partisipatif Goes To School, Bawaslu Kabupaten Tegal diharapkan dapat terus memperluas ruang edukasi kepemiluan kepada pelajar. Selain mengenalkan tugas dan fungsi pengawasan, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga demokrasi secara partisipatif. Bawaslu Kabupaten Tegal terus mendorong pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga menjadi bagian dari kesadaran bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda di lingkungan sekolah.