Gandeng Stakeholder! Rahasia Bawaslu di Balik Sinergi Demokrasi Berkualitas
|
Tegal – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tegal terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas demokrasi. Tidak hanya bekerja secara internal, Bawaslu kini aktif menggandeng berbagai stakeholder untuk memastikan penyelenggaraan Pemilu berjalan jujur, adil, dan bermartabat.
Ketua Bawaslu Kabupaten Tegal menegaskan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam mengawal demokrasi. “Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, akademisi, organisasi masyarakat, media, hingga komunitas lokal agar pengawasan lebih efektif,” ungkapnya.
Sejumlah langkah strategis pun disiapkan Bawaslu dalam membangun kerjasama, antara lain:
Audiensi dan Diskusi Publik, sebagai sarana mendengar aspirasi dan masukan masyarakat.
MoU/MoA (Kesepakatan Bersama) dengan stakeholder, demi memperkuat komitmen pengawasan partisipatif.
Forum Konsolidasi Stakeholder, untuk menyatukan langkah dalam menjaga integritas demokrasi.
Kolaborasi Program dan Kegiatan, seperti sosialisasi, pendidikan politik, hingga gerakan pengawasan berbasis masyarakat.
Dengan pola kolaboratif ini, Bawaslu berharap Pemilu ke depan dapat berlangsung lebih inklusif dan partisipatif, sekaligus meminimalisir potensi pelanggaran.
“Sinergi ini adalah energi. Hanya dengan kerja bersama, demokrasi yang berkualitas bisa terwujud,” tambah Ketua Bawaslu Kabupaten Tegal.
Bawaslu pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta dalam pengawasan partisipatif, menjaga suara rakyat, serta memastikan pesta demokrasi berjalan sesuai asas luber jurdil.