Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Tegal Produksi Video Short Bertema Pengawasan Partisipatif, Angkat Nuansa dari Film "Sore"

Bawaslu Tegal Produksi Video Short Bertema Pengawasan Partisipatif, Angkat Nuansa dari Film "Sore"

Bawaslu Tegal Produksi Video Short Bertema Pengawasan Partisipatif, Angkat Nuansa dari Film "Sore"

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tegal mengambil langkah kreatif dalam upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu. Melalui produksi video pendek bertema pengawasan partisipatif, Bawaslu Tegal menyajikan pesan edukatif dengan pendekatan yang menarik dan menyentuh, mengadopsi gaya dan nuansa dari film pendek terkenal berjudul Sore.
Video yang dirilis melalui platform media sosial resmi Bawaslu Tegal ini menampilkan cerita yang menggugah, dengan narasi ringan namun penuh makna. Mengambil inspirasi dari film Sore yang dikenal karena kesederhanaan visual dan kekuatan dialognya, video ini mengisahkan interaksi dua tokoh yang berdiskusi tentang pentingnya peran masyarakat dalam menjaga integritas pemilu.
Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tegal, Andika Asykar menyampaikan bahwa produksi video ini merupakan bagian dari strategi komunikasi kreatif Bawaslu untuk menjangkau kalangan muda dan pemilih pemula.
“Kami ingin menyampaikan pesan bahwa pengawasan pemilu bukan hanya tugas penyelenggara, tapi tanggung jawab bersama. Dengan pendekatan visual yang familiar dan gaya bercerita yang menyentuh, kami berharap pesan ini lebih mudah diterima, terutama oleh generasi muda,” ujarnya.
Selain mengedukasi, video ini juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan dugaan pelanggaran pemilu serta menjadi bagian dari gerakan pengawasan partisipatif yang inklusif dan berkelanjutan.
Video ini mendapat sambutan positif dari warganet, banyak di antaranya mengapresiasi pendekatan berbeda yang diambil Bawaslu Tegal. Beberapa komentar di media sosial menyebut video tersebut sebagai “menyegarkan” dan “menginspirasi.”
Dengan inisiatif seperti ini, Bawaslu Kabupaten Tegal berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga proses demokrasi yang jujur dan adil.