Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Tegal Masuk Sekolah! Generasi Muda Disiapkan Jadi Pengawas Pemilu Sejak di Bangku Kelas

Bawaslu Tegal Masuk Sekolah! Generasi Muda Disiapkan Jadi Pengawas Pemilu Sejak di Bangku Kelas

Bawaslu Tegal Masuk Sekolah! Generasi Muda Disiapkan Jadi Pengawas Pemilu Sejak di Bangku Kelas

Menurut proyeksi Pemilu 2029, peran generasi muda menjadi sorotan utama. Lebih dari 56% pemilih berasal dari kalangan milenial dan Gen Z. Melihat dominasi ini, Bawaslu Kabupaten Tegal mengambil langkah strategis: menanamkan kesadaran demokrasi sejak dini melalui dunia pendidikan.

Melalui program Bawaslu Goes to School & Campus, jajaran Bawaslu turun langsung ke sekolah-sekolah dan perguruan tinggi untuk mengajak siswa serta mahasiswa memahami pentingnya demokrasi, menolak politik uang, melawan hoaks, hingga menjadi pengawas partisipatif.

“Kami ingin anak-anak muda tidak hanya sekadar memilih, tetapi juga berani mengawasi jalannya Pemilu. Demokrasi harus dijaga sejak di ruang kelas,” tegas salah satu perwakilan Bawaslu Kabupaten Tegal.

Selain masuk ke sekolah, Bawaslu juga gencar melakukan sosialisasi dan diskusi publik di 18 kecamatan. Forum ini membuka ruang partisipasi masyarakat agar memahami proses pemilu, ikut mengawasi, sekaligus meneguhkan bahwa pemilu bukan hanya urusan penyelenggara, tetapi tanggung jawab bersama seluruh rakyat.

Kegiatan ini menegaskan bahwa pengawasan partisipatif dimulai dari pendidikan. Dengan bekal pengetahuan demokrasi sejak muda, generasi pelajar di Kabupaten Tegal diharapkan tumbuh menjadi pemilih cerdas, kritis, dan siap menjaga Pemilu yang jujur, adil, serta bermartabat.

Pesan Bawaslu jelas: "Jadilah bagian dari pengawasan partisipatif, karena Pemilu jujur & adil dimulai dari masyarakat yang cerdas."