Lompat ke isi utama

Berita

Soswatif Goes to Campus, Bawaslu Kabupaten Tegal Perkuat Literasi Kepemiluan Mahasiswa

Soswatif Goes to Campus, Bawaslu Kabupaten Tegal Perkuat Literasi Kepemiluan Mahasiswa

Soswatif Goes to Campus, Bawaslu Kabupaten Tegal Perkuat Literasi Kepemiluan Mahasiswa

Slawi - Bawaslu Kabupaten Tegal kembali memperkuat upaya pendidikan demokrasi di kalangan generasi muda melalui kegiatan Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif (Soswatif) Goes to Campus yang diselenggarakan di Universitas Bhamada Slawi pada Senin (15/6/2026). Kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawasi setiap tahapan pemilu.

Kegiatan diikuti oleh mahasiswa Universitas Bhamada Slawi yang antusias mengikuti jalannya sosialisasi. Hadir sebagai narasumber, Anggota Bawaslu Kabupaten Tegal sekaligus Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi, Dedi Kusdiyanto, S.T.

Dalam pemaparannya, Dedi Kusdiyanto menjelaskan pentingnya pengawasan partisipatif sebagai salah satu pilar dalam mewujudkan pemilu yang demokratis, jujur, dan adil. Menurutnya, pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa.

Dedi menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang dapat turut berkontribusi dalam menjaga integritas demokrasi. Melalui pemahaman yang baik mengenai regulasi kepemiluan dan mekanisme pengawasan, mahasiswa diharapkan mampu menjadi bagian dari pengawas partisipatif di lingkungan masing-masing.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengajukan berbagai pertanyaan terkait pengawasan pemilu, penanganan pelanggaran, serta peran masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan pemilu yang berintegritas.

Melalui kegiatan Soswatif Goes to Campus ini, Bawaslu Kabupaten Tegal berharap dapat memperluas pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya pengawasan partisipatif sebagai bagian dari upaya bersama dalam menjaga kualitas demokrasi dan kedaulatan rakyat.