Lompat ke isi utama

Berita

Literasi Demokrasi Dimulai dari Buku

Literasi Demokrasi Dimulai dari Buku

Literasi Demokrasi Dimulai dari Buku

Slawi – Dalam rangka memperingati Hari Pustakawan Indonesia, Bawaslu Kabupaten Tegal mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan budaya membaca sebagai fondasi dalam membangun kesadaran demokrasi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Momentum Hari Pustakawan Indonesia yang diperingati setiap 7 Juli menjadi pengingat akan pentingnya literasi sebagai bagian dari penguatan kualitas demokrasi di Indonesia.

Melalui publikasi edukasi bertajuk "Literasi Demokrasi Dimulai dari Buku", Bawaslu Kabupaten Tegal menegaskan bahwa membaca bukan sekadar aktivitas memperoleh pengetahuan, tetapi juga langkah awal untuk memahami nilai-nilai demokrasi, hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta pentingnya menjaga integritas penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan.

Di tengah derasnya arus informasi di era digital, kemampuan masyarakat dalam memilih sumber informasi yang kredibel menjadi salah satu kunci terciptanya demokrasi yang sehat. Budaya membaca mendorong lahirnya masyarakat yang lebih kritis dalam menyikapi informasi, mampu menangkal hoaks, serta berpartisipasi aktif dalam mengawal setiap proses demokrasi.

Sebagai lembaga yang memiliki tugas melakukan pencegahan, pengawasan, dan penanganan pelanggaran Pemilu, Bawaslu Kabupaten Tegal memandang literasi demokrasi sebagai investasi jangka panjang dalam membentuk masyarakat yang sadar akan hak politiknya sekaligus memiliki kepedulian terhadap kualitas demokrasi.

Melalui berbagai media publikasi dan edukasi, Bawaslu Kabupaten Tegal terus mengajak masyarakat untuk meningkatkan wawasan kepemiluan, memperkuat budaya membaca, serta membangun semangat pengawasan partisipatif sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menjaga demokrasi yang berintegritas.

Bawaslu Kabupaten Tegal berharap semangat Hari Pustakawan Indonesia dapat menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara perpustakaan, lembaga pendidikan, komunitas literasi, dan seluruh elemen masyarakat dalam menumbuhkan budaya baca sebagai fondasi lahirnya generasi yang cerdas, berintegritas, dan peduli terhadap demokrasi.

Ayo membaca, belajar, dan menjadi warga yang peduli demokrasi. Bersama Bawaslu, kita wujudkan demokrasi yang berintegritas melalui budaya literasi.