Lompat ke isi utama

Berita

Demokrasi Butuh Masyarakat Kritis

Demokrasi Butuh Masyarakat Kritis

Demokrasi Butuh Masyarakat Kritis

Slawi — Dalam rangka memperingati Hari Buku Nasional, Bawaslu Kabupaten Tegal mengajak masyarakat untuk meningkatkan budaya literasi sebagai fondasi dalam membangun demokrasi yang sehat dan berkualitas.

Melalui kampanye bertajuk “Jadilah Kritis, Bukan Mudah Terhasut!”, Bawaslu menegaskan bahwa kemampuan berpikir kritis menjadi kunci utama dalam menghadapi derasnya arus informasi, khususnya di era digital saat ini. Membaca tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga melatih masyarakat untuk memahami informasi secara utuh, membedakan fakta dan opini, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang menyesatkan.

Bawaslu Kabupaten Tegal menilai bahwa masyarakat yang kritis akan lebih bijak dalam menyikapi isu-isu publik, termasuk yang berkaitan dengan demokrasi dan pemilu. Dengan demikian, potensi penyebaran hoaks dan disinformasi dapat diminimalisir.

Melalui momentum ini, Bawaslu berharap kesadaran literasi masyarakat semakin meningkat sehingga mampu menjadi benteng dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.