Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Tegal Dorong Pemilih Pemula Jadi Pengawas Partisipatif Melalui Program Goes to School

Bawaslu Kabupaten Tegal Dorong Pemilih Pemula Jadi Pengawas Partisipatif Melalui Program Goes to School

Bawaslu Kabupaten Tegal Dorong Pemilih Pemula Jadi Pengawas Partisipatif Melalui Program Goes to School

Tegal – Bawaslu Kabupaten Tegal menggelar kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif (Soswatif) Goes to School di SMA Negeri 1 Warureja, Kamis (4/9/2025). Ratusan siswa-siswi mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Sosialisasi tersebut bertujuan menanamkan pemahaman mengenai pentingnya peran pemilih pemula dalam mengawal penyelenggaraan Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Tegal, Achmad Marzuki, hadir sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa Pemilu bukan hanya urusan orang tua atau politisi, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh warga negara, termasuk generasi muda.

“Pemilih pemula harus bisa menjadi pemilih yang cerdas, kritis, melek teknologi, sekaligus agen perubahan di lingkungannya,” jelas Marzuki.

Ia juga mengingatkan para pelajar untuk mewaspadai berbagai bentuk pelanggaran Pemilu, antara lain politik uang, kampanye di tempat terlarang, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, serta pelanggaran netralitas ASN/TNI/Polri.

Lebih jauh, Marzuki mengajak siswa-siswi berani mengambil peran sebagai pengawas partisipatif dengan cara mengawasi lingkungan sekitar, menyaring informasi sebelum membagikan, dan melaporkan dugaan pelanggaran ke Bawaslu melalui kanal resmi, terutama praktik politik uang yang masih rawan terjadi.

Melalui kegiatan Soswatif Goes to School ini, Bawaslu Kabupaten Tegal berharap generasi muda, khususnya pemilih pemula, dapat menjadi pelopor dalam mewujudkan Pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat.