Bawaslu Kabupaten Tegal Ajak Masyarakat Wujudkan Demokrasi Sehat Melalui Literasi Digital
|
Slawi, 9 Juli 2026 – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penggunaan media digital yang bertanggung jawab, Bawaslu Kabupaten Tegal mempublikasikan flyer edukasi bertajuk "Literasi Digital untuk Demokrasi Sehat" melalui media sosial resmi pada Kamis (9/7/2026).
Publikasi ini merupakan bagian dari komitmen Bawaslu Kabupaten Tegal dalam memperkuat pendidikan demokrasi di luar tahapan pemilu. Melalui pesan yang disampaikan, masyarakat diajak untuk semakin bijak dalam menerima, mengolah, dan menyebarluaskan informasi di ruang digital.
Di tengah derasnya arus informasi, kemampuan literasi digital menjadi bekal penting bagi masyarakat untuk membedakan informasi yang benar dengan hoaks maupun disinformasi. Literasi digital juga mendorong masyarakat agar lebih kritis, tidak mudah terprovokasi, serta mampu menggunakan media sosial secara bertanggung jawab demi menjaga kualitas demokrasi.
Bawaslu Kabupaten Tegal menilai bahwa ruang digital memiliki peran strategis dalam membentuk opini publik. Oleh karena itu, partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan demokrasi yang berintegritas.
Melalui publikasi ini, Bawaslu Kabupaten Tegal juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membiasakan budaya "saring sebelum sharing", melakukan verifikasi informasi sebelum menyebarkannya, serta bersama-sama menolak penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan berbagai bentuk disinformasi yang dapat mengganggu kehidupan demokrasi.
Dengan meningkatnya literasi digital masyarakat, diharapkan ruang digital dapat menjadi sarana yang produktif untuk memperkuat partisipasi publik, membangun dialog yang sehat, serta menjaga nilai-nilai demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat.
"Jadilah warga digital yang cerdas. Saring sebelum sharing, cek fakta sebelum percaya, dan bersama wujudkan demokrasi yang sehat, cerdas, dan berintegritas."