Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Tegal Ajak Masyarakat Cegah Pelanggaran demi Memperkuat Budaya Demokrasi

Bawaslu Kabupaten Tegal Ajak Masyarakat Cegah Pelanggaran demi Memperkuat Budaya Demokrasi

Bawaslu Kabupaten Tegal Ajak Masyarakat Cegah Pelanggaran demi Memperkuat Budaya Demokrasi

Slawi, 4-Juli 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Bawaslu Kabupaten Tegal mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperkuat budaya demokrasi melalui upaya pencegahan pelanggaran dan peningkatan kepatuhan terhadap aturan.

Ajakan tersebut disampaikan melalui publikasi bertema "Cegah Pelanggaran, Perkuat Budaya Demokrasi" sebagai bentuk dukungan terhadap terciptanya kehidupan demokrasi yang aman, damai, dan bermartabat. Bawaslu menegaskan bahwa demokrasi yang kuat tidak hanya diwujudkan melalui penyelenggaraan pemilu, tetapi juga dibangun atas dasar integritas, kepatuhan terhadap peraturan, serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga nilai-nilai demokrasi.

Keamanan, ketertiban, dan penegakan hukum menjadi fondasi penting dalam menciptakan proses demokrasi yang berkualitas. Oleh karena itu, sinergi antara penyelenggara pemilu, aparat penegak hukum, pemerintah, dan masyarakat perlu terus diperkuat sebagai langkah bersama dalam mencegah berbagai bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu jalannya demokrasi.

Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Bawaslu Kabupaten Tegal mengapresiasi peran Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk dalam mendukung terciptanya iklim demokrasi yang kondusif.

Bawaslu Kabupaten Tegal juga mengajak masyarakat untuk menjadi bagian dari gerakan pencegahan pelanggaran dengan mengedepankan kejujuran, integritas, dan kepatuhan terhadap aturan. Partisipasi aktif masyarakat dalam mengawasi dan menjaga proses demokrasi merupakan modal penting untuk mewujudkan pemilu yang berintegritas dan berkualitas.

"Mari bersama menjadi bagian dari gerakan pencegahan pelanggaran demi mewujudkan demokrasi yang lebih baik. Karena demokrasi yang sehat adalah tanggung jawab kita bersama."