Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Tegal Ajak Generasi Muda SMKN 1 Adiwerna Melek Demokrasi dan Aktif Mengawasi Pemilu

Bawaslu Kabupaten Tegal Ajak Generasi Muda SMKN 1 Adiwerna Melek Demokrasi dan Aktif Mengawasi Pemilu

Bawaslu Kabupaten Tegal Ajak Generasi Muda SMKN 1 Adiwerna Melek Demokrasi dan Aktif Mengawasi Pemilu

Slawi – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tegal mengajak generasi muda untuk memahami demokrasi dan berperan aktif dalam pengawasan pemilu melalui kegiatan Diskusi Konsolidasi Demokrasi bersama kepala sekolah, dewan guru, dan siswa-siswi SMKN 1 Adiwerna, Senin (12/10/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai demokrasi, sistem kepemiluan, hak pilih, serta pentingnya pengawasan partisipatif dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

Dalam diskusi tersebut, Anggota Bawaslu Kabupaten Tegal, Achmad Marzuki, M.T., menekankan bahwa pengawasan pemilu bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Masyarakat dapat berpartisipasi dengan mengawasi setiap tahapan pemilu, menyampaikan informasi, serta melaporkan dugaan pelanggaran kepada pihak berwenang.

Achmad Marzuki juga menyoroti pentingnya kesadaran politik generasi muda, khususnya siswa-siswi yang telah berusia 17 tahun, untuk memastikan diri terdaftar sebagai pemilih. Menurutnya, pemahaman mengenai hak pilih dan sistem kepemiluan merupakan bekal penting bagi generasi muda agar dapat berpartisipasi secara bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi.

Selain itu, ia mengingatkan para pelajar agar bijak dalam menyampaikan pendapat, termasuk melalui media sosial. Para siswa diharapkan mampu memilah informasi, tidak mudah terpengaruh berita bohong atau hoaks, serta mengembangkan sikap kritis dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar.

Generasi muda juga diharapkan berperan aktif dalam mencegah berbagai bentuk pelanggaran pemilu, seperti politik uang dan penyebaran hoaks. Dengan memanfaatkan teknologi serta kemampuan berpikir kritis, pelajar dapat menjadi agen perubahan yang turut menjaga kualitas demokrasi.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Tegal berharap para pelajar SMKN 1 Adiwerna tidak hanya menjadi pemilih yang cerdas, tetapi juga mampu menjadi pengawas partisipatif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Keterlibatan generasi muda menjadi bagian penting dalam membangun budaya demokrasi yang sehat. Dengan meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat, diharapkan penyelenggaraan pemilu ke depan dapat berlangsung secara jujur, adil, transparan, dan bermartabat.