Temuan Penting dalam Uji Petik Data Pemilih: Bawaslu Kabupaten Tegal Ajak Mahasiswa Jadi Agent of Change Kawal Hak Pilih
|
Bawaslu Kabupaten Tegal melakukan kegiatan Bawaslu Goes to Campus melalui pelaksanaan uji petik data pemilih bagi mahasiswa Tegal Muhammadiyah University pada 9 September 2025. Kegiatan ini dilakukan bertepatan dengan agenda Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 sebagai upaya edukasi sekaligus pemantauan hak pilih kelompok pemilih pemula.
Langkah ini diambil karena mahasiswa dinilai sebagai agent of change yang memiliki peran strategis dalam mewujudkan masa depan demokrasi Indonesia. Bawaslu ingin memastikan bahwa para mahasiswa berusia minimal 17 tahun telah terdaftar secara sah dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Dari hasil uji petik terhadap 248 data mahasiswa, Bawaslu Kabupaten Tegal menemukan beberapa temuan penting sebagai berikut:
219 mahasiswa telah terdaftar dalam daftar pemilih
22 mahasiswa belum terdaftar dalam daftar pemilih (akan diteruskan sebagai Saran Perbaikan ke KPU Kabupaten Tegal)
4 mahasiswa belum terdaftar dalam daftar pemilih dan berdomisili di luar Kabupaten Tegal (tidak dapat ditindaklanjuti)
1 mahasiswa memiliki data tidak lengkap sehingga tidak dapat diproses
1 mahasiswa memiliki NIK invalid pada pengecekan DPT online (diteruskan sebagai Saran Perbaikan kepada KPU Kabupaten Tegal)
1 mahasiswa ditemukan perbedaan nama antara kartu identitas dan data DPT online
Temuan ini menunjukkan bahwa masih terdapat mahasiswa yang perlu mendapatkan pendampingan untuk memastikan hak pilihnya aman dan tidak hilang pada Pemilu mendatang.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Tegal menegaskan komitmennya untuk terus melakukan edukasi pemilih, terutama bagi pemilih pemula. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi kelompok kritis yang tidak hanya memahami hak pilihnya tetapi juga membantu menyosialisasikan pentingnya partisipasi pemilu secara jujur dan bertanggung jawab.Bawaslu juga mendorong mahasiswa untuk ikut memantau proses pemutakhiran data pemilih dan melaporkan potensi permasalahan melalui kanal resmi pengawasan pemilu. Kegiatan Bawaslu Goes to Campus ini akan terus dilaksanakan di berbagai kampus sebagai bentuk komitmen Bawaslu dalam memperkuat demokrasi melalui pendidikan pemilu bagi generasi muda.