Lompat ke isi utama

Berita

Sasar Sekolah hingga Pesantren, Bawaslu Kabupaten Tegal Matangkan Sosialisasi Pengawasan Pemilu 2026

Sasar Sekolah hingga Pesantren, Bawaslu Kabupaten Tegal Matangkan Sosialisasi Pengawasan Pemilu 2026

Sasar Sekolah hingga Pesantren, Bawaslu Kabupaten Tegal Matangkan Sosialisasi Pengawasan Pemilu 2026

Bawaslu Kabupaten Tegal menggelar Rapat Pleno Pembahasan Penentuan Penanggung Jawab Sosialisasi Pengawasan Pemilu/Pemilihan Partisipatif (Goes to School/Campus/Pesantren) Tahun 2026 pada rabu, 21 januari 2026. Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Tegal, Harpendi Dwi Pratiwi dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Sosialisasi Pengawasan Pemilu/Pemilihan Partisipatif (Soswatif) merupakan salah satu strategi utama Bawaslu dalam membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap pengawasan Pemilu dan Pemilihan. Disampaikan bahwa program Goes to School, Campus, dan Pesantren menjadi langkah konkret untuk menjangkau berbagai segmen masyarakat, khususnya generasi muda, pelajar, mahasiswa, dan komunitas pesantren, agar memahami peran serta tanggung jawabnya dalam menjaga kualitas demokrasi.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tegal menekankan pentingnya penetapan jadwal dan person in charge (PIC) secara jelas dan terukur agar seluruh kegiatan Soswatif, penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), serta Perjanjian Kerja Sama Tahun 2026 dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan. “Setiap kegiatan sosialisasi dan kerja sama harus dirancang dengan matang, memiliki penanggung jawab yang jelas, serta mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan pengawasan partisipatif di masyarakat,” tegas Harpendi.

Lebih lanjut, Ketua Bawaslu Kabupaten Tegal berharap seluruh jajaran dapat bekerja secara sinergis dan bertanggung jawab sesuai dengan tugas yang telah ditetapkan, serta menjadikan kegiatan Soswatif sebagai sarana edukasi demokrasi yang berkelanjutan di Kabupaten Tegal. Melalui pelaksanaan Sosialisasi Pengawasan Pemilu/Pemilihan Partisipatif Tahun 2026, Bawaslu Kabupaten Tegal berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan lembaga pendidikan dan berbagai pemangku kepentingan dalam mewujudkan Pemilu dan Pemilihan yang berintegritas, jujur, dan adil.