Perkuat Demokrasi dari Hulu ke Hilir, Ini Langkah Bawaslu Kabupaten Tegal
|
Bawaslu Kabupaten Tegal menggelar Rapat Pleno pada Rabu, 22 April 2026, dengan membahas sejumlah agenda strategis dalam rangka penguatan pengawasan dan peningkatan partisipasi masyarakat. Rapat pleno tersebut mengangkat tiga tema utama, yakni rencana kunjungan ke partai politik (Parpol), penyusunan kegiatan Kelas Sengketa, serta persiapan sosialisasi pengawasan partisipatif (Soswatif) yang akan dilaksanakan di Ponpes Nurul Huda Al Hasyimiyyah, Danawarih.
Dalam pembahasan pertama, kunjungan ke Parpol dirancang sebagai langkah membangun komunikasi dan koordinasi yang lebih intensif antara Bawaslu dan peserta pemilu. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman bersama terkait regulasi kepemiluan serta mendorong komitmen dalam menjaga integritas demokrasi.
Selanjutnya, agenda Kelas Sengketa menjadi fokus penting sebagai upaya peningkatan kapasitas internal dan pemahaman publik terkait penyelesaian sengketa proses pemilu. Program ini direncanakan akan melibatkan berbagai pihak untuk memperkuat literasi hukum kepemiluan. Sementara itu, persiapan Soswatif di lingkungan pondok pesantren menjadi bagian dari strategi Bawaslu dalam memperluas jangkauan edukasi pengawasan partisipatif. Melalui kegiatan ini, santri diharapkan dapat berperan aktif dalam mengawal proses demokrasi serta menginternalisasi nilai-nilai kejujuran dan keadilan dalam pemilu.
Rapat pleno berlangsung dengan suasana konstruktif dan menghasilkan sejumlah rencana tindak lanjut yang akan segera diimplementasikan dalam waktu dekat. Melalui berbagai program tersebut, Bawaslu Kabupaten Tegal terus berupaya memperkuat peran pengawasan serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi.