Menuju Soswatif 2026 yang Berkualitas, Bawaslu Kabupaten Tegal Perkuat Peran SDM
|
Bawaslu Kabupaten Tegal mengadakan Rapat Pleno Pembahasan Penentuan Penanggung Jawab Sosialisasi Pengawasan Pemilu/Pemilihan Partisipatif (Goes to School/Campus/Pesantren) Tahun 2026 pada rabu, 21 januari 2026. Anggota Bawaslu Kabupaten Tegal Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Organisasi, Farid Bani Adam, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia dan penataan organisasi merupakan fondasi utama dalam mendukung keberhasilan seluruh program kerja Bawaslu, termasuk pelaksanaan Sosialisasi Pengawasan Pemilu/Pemilihan Partisipatif.
Farid Bani Adam menegaskan bahwa kegiatan Soswatif Tahun 2026 membutuhkan kesiapan SDM yang profesional, berintegritas, serta memiliki pemahaman yang baik terhadap tugas dan fungsi kelembagaan. Oleh karena itu, pembagian peran, penentuan penanggung jawab, serta penguatan koordinasi internal menjadi hal yang sangat penting agar setiap kegiatan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. Lebih lanjut disampaikan bahwa Divisi SDMO dan Organisasi mendorong agar seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Tegal terus meningkatkan disiplin kerja, kemampuan teknis, serta sinergi lintas divisi dalam melaksanakan setiap program kegiatan. Dengan organisasi yang tertata dan SDM yang solid, pelaksanaan Soswatif diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu.
“Keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh perencanaan, tetapi juga oleh kesiapan dan komitmen sumber daya manusia yang menjalankannya,” ujar Farid Bani Adam.
Melalui kerja sama yang baik dan pengelolaan organisasi yang efektif, Farid Bani Adam berharap seluruh program Bawaslu Kabupaten Tegal dapat terlaksana secara optimal, berkelanjutan, dan selaras dengan tujuan penguatan demokrasi yang berintegritas.