Lompat ke isi utama

Berita

Konsolidasi Demokrasi Bawaslu Kabupaten Tegal Bahas Partisipasi Mahasiswa dalam Kehidupan Demokrasi Bersama BEM Universitas IBN

Konsolidasi Demokrasi Bawaslu Kabupaten Tegal Bahas Partisipasi Mahasiswa dalam Kehidupan Demokrasi Bersama BEM Universitas IBN

Konsolidasi Demokrasi Bawaslu Kabupaten Tegal Bahas Partisipasi Mahasiswa dalam Kehidupan Demokrasi Bersama BEM Universitas IBN

TEGAL — Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tegal, Andika Asykar, bersama Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas IBN Tegal Periode 2025–2026, Vira Adoria Shasa, melakukan pembahasan mengenai partisipasi mahasiswa dalam kehidupan sosial, politik, dan demokrasi pada Selasa, 22 September 2026.

Dalam pembahasan tersebut, disampaikan bahwa mahasiswa Universitas IBN masih menunjukkan minat yang cukup baik untuk terlibat dalam berbagai organisasi kemahasiswaan. Keterlibatan dalam organisasi menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, kerja sama, penyampaian pendapat, pengambilan keputusan, serta mengelola perbedaan pandangan.

Selain aktif dalam organisasi, mahasiswa Universitas IBN juga menunjukkan kepedulian terhadap berbagai kebijakan pemerintah maupun persoalan publik yang berkembang di masyarakat. Kepedulian tersebut antara lain diwujudkan melalui penyampaian aspirasi, termasuk keterlibatan sebagian mahasiswa dalam aksi demonstrasi sebagai salah satu bentuk kontrol sosial terhadap kebijakan publik.

Mahasiswa yang aktif dalam organisasi, khususnya BEM, juga menunjukkan perhatian terhadap perkembangan politik dan demokrasi di Indonesia. Mereka tidak hanya menjalankan aktivitas organisasi di lingkungan kampus, tetapi turut mengikuti berbagai isu politik, kebijakan pemerintah, serta persoalan demokrasi yang berkembang di tingkat nasional maupun daerah.

Dari hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa mahasiswa Universitas IBN masih memiliki minat dan kepedulian terhadap kehidupan politik dan demokrasi. Hal tersebut terlihat melalui keterlibatan dalam organisasi kemahasiswaan maupun penyampaian aspirasi terhadap berbagai persoalan dan kebijakan publik.

Kondisi ini menunjukkan bahwa partisipasi mahasiswa tetap menjadi salah satu bagian penting dalam kehidupan demokrasi, sekaligus menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab dan turut berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat.