Gen Z Jadi Penentu! Bawaslu Kabupaten Tegal Gencarkan Soswatif di SMK Ma’arif NU Talang
|
Bawaslu Kabupaten Tegal semakin intens mendekatkan pendidikan demokrasi kepada pemilih pemula. Melalui program Goes to School, Bawaslu melakukan kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif (Soswatif) di SMK Ma’arif NU Talang pada 25 Oktober 2025. Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran pengawasan Pemilu sejak dini kepada generasi muda, khususnya Gen Z.
Dalam kegiatan tersebut, siswa diajak memahami makna penting pengawasan partisipatif dalam Pemilu maupun Pemilihan, potensi pelanggaran, serta tata cara pelaporan pelanggaran sesuai mekanisme resmi yang berlaku. Penyampaian materi dilakukan dengan pendekatan edukatif sehingga lebih mudah dipahami dan relevan dengan kondisi sosial generasi muda saat ini.
Selain melakukan sosialisasi, Bawaslu Kabupaten Tegal juga menjalin kerja sama kelembagaan dengan SMK Ma’arif NU Talang. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Nota Kesepahaman Bersama yang mengatur dukungan kedua lembaga dalam penguatan pendidikan demokrasi.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para guru dan siswa. Mereka terlihat aktif berdiskusi, bertanya, serta memberikan pandangan terkait pentingnya peran pemilih pemula dalam menjaga kualitas Pemilu.
Bawaslu Kabupaten Tegal menegaskan bahwa literasi kepemiluan harus ditanamkan sejak dini untuk memperkuat demokrasi. “Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mendorong tumbuhnya budaya pengawasan yang inklusif, berkelanjutan, dan sehat di kalangan generasi muda,” demikian pernyataan resmi dari Bawaslu Kabupaten Tegal.
Bawaslu berharap kegiatan ini mampu membentuk karakter pemilih pemula yang kritis, berintegritas, serta siap menjadi bagian dari demokrasi bangsa. Dengan pemahaman sejak dini, Gen Z diharapkan mampu menjadi penggerak demokrasi yang lebih baik ke depan.