Lompat ke isi utama

Berita

Bukan Sekadar Nyoblos!” — Ini Cara Pemuda Jadi Penentu Arah Demokrasi

Bukan Sekadar Nyoblos!” — Ini Cara Pemuda Jadi Penentu Arah Demokrasi

Bukan Sekadar Nyoblos!” — Ini Cara Pemuda Jadi Penentu Arah Demokrasi

Slawi, April 2026 — Bawaslu Kabupaten Tegal menegaskan pentingnya peran generasi muda sebagai kekuatan utama dalam menjaga kualitas demokrasi. Melalui kampanye edukatif bertajuk “Suara Pemuda, Kekuatan Demokrasi”, Bawaslu mendorong partisipasi aktif pemuda tidak hanya saat hari pemungutan suara, tetapi juga dalam seluruh tahapan Pemilu.

Pesan utama yang disampaikan adalah bahwa demokrasi bukan sekadar soal memilih di bilik suara. Pemuda didorong untuk berperan lebih luas, mulai dari menyuarakan aspirasi, terlibat dalam diskusi publik, hingga ikut mengawasi jalannya proses Pemilu agar tetap jujur dan adil.

“Sudah bukan zamannya pemuda hanya menjadi penonton. Pemuda adalah penentu masa depan bangsa,” demikian pesan yang disampaikan dalam materi kampanye tersebut.

Bawaslu Kabupaten Tegal juga menekankan bahwa keterlibatan generasi muda dapat dimulai sejak masa non-tahapan hingga tahapan inti Pemilu. Partisipasi dalam pengawasan dinilai sebagai bentuk nyata komitmen menjaga integritas demokrasi, sekaligus upaya membangun kesadaran kolektif di masyarakat.

Selain itu, ajakan untuk menjadi bagian dari pengawas partisipatif terus digencarkan. Bawaslu membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat, khususnya pemuda, untuk turut serta dalam memastikan setiap proses demokrasi berjalan sesuai aturan.

Melalui pendekatan ini, Bawaslu berharap lahir generasi muda yang tidak hanya melek politik, tetapi juga memiliki keberanian untuk bersuara dan berkontribusi dalam menciptakan demokrasi yang berkualitas.

“Jangan ragu bersuara, perubahan butuh kamu!” menjadi seruan penutup yang menegaskan bahwa masa depan demokrasi Indonesia berada di tangan generasi muda yang aktif, kritis, dan berintegritas.