Buka Rapat Evaluasi Penguatan Kelembagaan 2025 di Cepu, Ketua Bawaslu Jateng Apresiasi Capaian Penghargaan dan Kinerja Kabupaten/Kota
|
Bawaslu Kabupaten Tegal menghadiri Rapat Evaluasi Penguatan Kelembagaan Tahun 2025 dan Proyeksi 2026 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah di Aula Kelurahan Cepu, Senin (22/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum refleksi atas berbagai capaian besar yang diraih lembaga sepanjang tahun anggaran 2025.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah Muhammad Amin. Dalam sambutan pembukaannya, beliau menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota di Jawa Tengah.
Muhammad Amin mengungkapkan bahwa tahun 2025 merupakan tahun prestasi bagi Jawa Tengah. Beliau secara khusus memberikan ucapan selamat karena Bawaslu Provinsi Jawa Tengah beserta Bawaslu Kabupaten/Kota telah berhasil meraih banyak penghargaan kinerja dari Bawaslu RI.
"Kami sampaikan selamat dan apresiasi luar biasa. Tahun 2025 ini, koleksi penghargaan kinerja kita dari Bawaslu RI sangat banyak. Ini membuktikan bahwa dedikasi Bapak dan Ibu di daerah diakui di tingkat nasional," ujar Amin di hadapan para peserta.
Terkait pelaksanaan program penguatan kelembagaan di tingkat Kabupaten/Kota, Amin menyatakan tidak banyak memberikan catatan evaluasi kritis. "Saya kira Bapak dan Ibu sudah melaksanakan kegiatan penguatan kelembagaan dengan sangat baik dan sesuai dengan arahan yang kami berikan. Performa di lapangan menunjukkan kematangan koordinasi yang luar biasa," tambahnya.
Di sisi lain, Ketua Bawaslu Jateng juga mengingatkan mengenai tugas pengawasan yang sedang berjalan. Beliau menekankan agar seluruh jajaran tetap fokus melakukan pengawasan partai politik melalui Sistem Informasi Partai Politik (Sipol). Amin berharap seluruh pengawas tetap bekerja secara profesional dan tegak lurus sesuai dengan aturan yang berlaku.
Menutup arahannya, Muhammad Amin secara rendah hati menyampaikan permohonan maaf atas nama Bawaslu Provinsi Jawa Tengah. Beliau menyadari bahwa dalam pelaksanaan program kegiatan sepanjang tahun 2025, mungkin masih terdapat kekurangan yang dirasakan oleh satker di bawahnya.
"Kami memohon maaf apabila dari seluruh rangkaian program kegiatan tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah masih terdapat kekurangan, baik dari sisi konsep maupun fasilitasinya. Segala kekurangan tersebut akan menjadi catatan perbaikan kami untuk tahun mendatang," pungkasnya.
Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk sinergi di tengah situasi efisiensi anggaran. Meskipun tahun 2026 diprediksi akan menghadapi tantangan ketersediaan anggaran non-operasional, Bawaslu tetap berkomitmen untuk terus berjuang melalui kreativitas dan inovasi kelembagaan.