Bawaslu Kabupaten Tegal Bahas Urgensi Magang dan Digitalisasi Rekrutmen Bersama Poltek Purbaya
|
Bawaslu Kabupaten Tegal menggelar diskusi konsolidasi demokrasi terkait urgensi program magang mahasiswa serta pemanfaatan teknologi informasi dalam penyelenggaraan Pemilu, Kamis (26/2/2026). Kegiatan berlangsung di Kantor Bawaslu Kabupaten Tegal dan dipimpin langsung oleh Kepala Sekretariat, Andika Asykar. Diskusi menghadirkan Denny Vasanando Sabanise selaku Kaprodi Teknik Informatika dari Politeknik Purbaya. Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah persiapan pengawasan Pemilu 2029 sekaligus penguatan tata kelola kelembagaan berbasis kolaborasi dan inovasi teknologi.
Dalam pembahasan, disepakati bahwa magang mahasiswa di Bawaslu memiliki nilai strategis, tidak hanya sebagai pemenuhan kewajiban akademik, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter, etika, dan profesionalitas generasi muda. Mahasiswa dapat belajar langsung mengenai dinamika kelembagaan, mulai dari pencegahan pelanggaran, penanganan laporan masyarakat, hingga edukasi pengawasan partisipatif. Selain itu, mahasiswa juga berkesempatan terlibat dalam kegiatan kehumasan serta pengembangan proyek berbasis digital, termasuk perancangan aplikasi rekrutmen berbasis website. Keterlibatan tersebut dinilai mampu meningkatkan kemampuan analisis, komunikasi, serta kerja tim mahasiswa, sekaligus memberikan perspektif segar bagi lembaga.
Pada aspek teknologi, diskusi menyoroti pentingnya sistem rekrutmen berbasis digital guna menciptakan proses seleksi yang transparan, efisien, dan akuntabel. Melalui platform terintegrasi, tahapan pengumuman, pendaftaran, unggah dokumen, verifikasi administrasi, hingga pengumuman hasil dapat dilakukan dalam satu sistem. Pemanfaatan teknologi informasi juga memungkinkan penyimpanan data secara sistematis serta monitoring proses seleksi melalui dashboard yang terukur. Dengan sistem ini, potensi kesalahan administratif dapat diminimalkan dan prinsip keterbukaan semakin terjamin.
Digitalisasi rekrutmen juga dinilai mampu memperluas partisipasi publik, karena calon peserta dapat mendaftar tanpa terkendala jarak dan waktu. Data yang terkumpul pun dapat dianalisis untuk kebutuhan perencanaan sumber daya manusia ke depan. Andika Asykar menegaskan bahwa sinergi antara penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui magang dan optimalisasi teknologi informasi merupakan fondasi penting dalam membangun pengawasan Pemilu yang modern dan berintegritas. Melalui kolaborasi ini, Bawaslu Kabupaten Tegal berharap dapat memperkuat demokrasi yang partisipatif, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta semakin dipercaya masyarakat.