Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Tegal Ajak Masyarakat Tingkatkan Literasi Demi Partisipasi Demokrasi yang Berkualitas

Bawaslu Kabupaten Tegal Ajak Masyarakat Tingkatkan Literasi Demi Partisipasi Demokrasi yang Berkualitas

Bawaslu Kabupaten Tegal Ajak Masyarakat Tingkatkan Literasi Demi Partisipasi Demokrasi yang Berkualitas

Slawi - Dalam rangka memperingati Hari Buku Nasional, Bawaslu Kabupaten Tegal mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan budaya literasi sebagai fondasi utama dalam membangun partisipasi demokrasi yang sehat dan berkualitas. Ajakan tersebut disampaikan melalui konten edukatif bertajuk “Literasi Tinggi, Partisipasi Meningkat”.

Melalui pesan tersebut, Bawaslu Kabupaten Tegal menegaskan bahwa literasi yang kuat mampu melahirkan partisipasi masyarakat yang lebih bermakna dalam kehidupan demokrasi. Masyarakat yang memahami informasi dan proses demokrasi tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga ikut terlibat aktif dalam menentukan arah masa depan bangsa.

Bawaslu Kabupaten Tegal menilai bahwa pengetahuan yang baik akan mendorong masyarakat menjadi lebih sadar, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan hak politiknya. Di tengah derasnya arus informasi digital, kemampuan memahami, memilah, dan menganalisis informasi menjadi hal penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh hoaks maupun disinformasi yang dapat merusak kualitas demokrasi.

Selain itu, budaya membaca dan meningkatkan wawasan dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga proses demokrasi yang jujur dan berintegritas. Demokrasi yang sehat, menurut Bawaslu, tumbuh dari masyarakat yang melek informasi serta peduli terhadap jalannya proses demokrasi.

Melalui momentum Hari Buku Nasional ini, Bawaslu Kabupaten Tegal berharap masyarakat, khususnya generasi muda, semakin aktif meningkatkan literasi dan menjadikan pengetahuan sebagai bekal untuk berpartisipasi secara positif dalam kehidupan demokrasi. Dengan literasi yang tinggi, partisipasi masyarakat diharapkan tidak hanya meningkat secara kuantitas, tetapi juga berkualitas dalam mendukung demokrasi yang lebih baik.