Lompat ke isi utama

Berita

Santri Ikut Mengawasi, Demokrasi Semakin Kuat: Bawaslu Kabupaten Tegal Ajak Santri Jadi Pengawal Demokrasi

Santri Ikut Mengawasi, Demokrasi Semakin Kuat: Bawaslu Kabupaten Tegal Ajak Santri Jadi Pengawal Demokrasi

Santri Ikut Mengawasi, Demokrasi Semakin Kuat: Bawaslu Kabupaten Tegal Ajak Santri Jadi Pengawal Demokrasi

Tegal – Peringatan Hari Santri Nasional 2026 menjadi momentum untuk memperkuat peran santri dalam menjaga demokrasi yang berintegritas. Bawaslu Kabupaten Tegal mengajak seluruh santri untuk turut berpartisipasi dalam pengawasan Pemilu melalui pemahaman kepemiluan, kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta keberanian menyampaikan informasi dugaan pelanggaran.

Melalui semangat “Santri Ikut Mengawasi, Demokrasi Semakin Kuat”, Bawaslu Kabupaten Tegal menegaskan bahwa pengawasan demokrasi bukan hanya menjadi tanggung jawab lembaga pengawas, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, termasuk kalangan pesantren.

Santri memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran demokrasi yang sehat. Dengan bekal ilmu, nilai kejujuran, dan akhlak mulia, santri dapat menjadi bagian dari masyarakat yang kritis terhadap praktik-praktik yang mencederai demokrasi, seperti politik uang, penyebaran hoaks, serta berbagai bentuk pelanggaran kepemiluan.

Partisipasi tersebut dapat diwujudkan melalui pemahaman tahapan Pemilu, pengawasan terhadap lingkungan sekitar, serta penyampaian informasi dugaan pelanggaran kepada Bawaslu melalui mekanisme yang tersedia.

Bawaslu Kabupaten Tegal berharap semangat Hari Santri Nasional 2026 tidak hanya menjadi peringatan tahunan, tetapi juga menjadi penggerak bagi santri untuk mengambil bagian dalam menjaga nilai-nilai demokrasi.

Santri bukan hanya penjaga nilai keagamaan, tetapi juga dapat menjadi penjaga demokrasi. Bersama masyarakat, santri ikut mengawal Pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat.