Lompat ke isi utama

Berita

Pancasila Mengajarkan Kita untuk Mengawasi Bersama, Demokrasi Dijaga Bersama

Pancasila Mengajarkan Kita untuk Mengawasi Bersama, Demokrasi Dijaga Bersama

Pancasila Mengajarkan Kita untuk Mengawasi Bersama, Demokrasi Dijaga Bersama

Slawi — Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober menjadi momentum untuk kembali menghayati nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan berdemokrasi.

Pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026, semangat tersebut relevan dengan tugas pengawasan demokrasi. Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga menjadi pijakan dalam membangun persatuan, menghargai perbedaan, serta menjaga kehidupan demokrasi yang berintegritas.

Semangat pengawasan demokrasi juga tidak hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu. Masyarakat memiliki ruang untuk turut berperan dalam mengawasi jalannya demokrasi, termasuk dengan menyampaikan informasi atau dugaan pelanggaran kepada Bawaslu.

Melalui semangat “Pancasila Mengajarkan Kita untuk Mengawasi Bersama”, masyarakat diajak untuk menjadikan nilai persatuan, keadilan, musyawarah, dan tanggung jawab sebagai bagian dari kehidupan demokrasi.

Pengawasan yang kuat membutuhkan partisipasi bersama. Bawaslu menjalankan tugas pengawasan, sementara masyarakat dapat menjadi bagian penting dalam menjaga demokrasi tetap berjalan secara jujur, adil, dan sesuai ketentuan.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”

Dari Pancasila, kita belajar menjaga persatuan. Dari demokrasi, kita belajar menghargai perbedaan. Dan bersama-sama, kita menjaga demokrasi Indonesia.