Bawaslu Kabupaten Tegal Ajak Pemuda Tidak Sekadar Menjadi Penonton Demokrasi
|
TEGAL – Demokrasi bukan hanya menjadi urusan penyelenggara Pemilu. Masyarakat, termasuk generasi muda, memiliki peran penting dalam menjaga kualitas demokrasi melalui partisipasi aktif dan bertanggung jawab.
Memperingati Hari Sumpah Pemuda, Bawaslu Kabupaten Tegal mengajak generasi muda untuk tidak sekadar menjadi penonton dalam proses demokrasi, tetapi turut mengambil bagian dalam mengawal jalannya Pemilu.
Pemuda memiliki hak dan kesempatan untuk berpartisipasi dalam berbagai tahapan demokrasi. Partisipasi tersebut dapat dimulai dengan memahami proses dan tahapan Pemilu, menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab, serta ikut menyampaikan informasi apabila menemukan dugaan pelanggaran Pemilu.
Keterlibatan pemuda menjadi salah satu kekuatan penting dalam membangun demokrasi yang berkualitas. Dengan bekal pengetahuan, kepedulian, dan keberanian untuk berpartisipasi, generasi muda dapat menjadi bagian dari pengawasan partisipatif guna mencegah terjadinya pelanggaran serta menjaga integritas Pemilu.
Melalui pesan “Pemuda Bukan Penonton Demokrasi”, Bawaslu Kabupaten Tegal berharap generasi muda semakin sadar bahwa masa depan demokrasi juga berada di tangan mereka.
Sebab, demokrasi yang kuat tidak hanya membutuhkan penyelenggara yang berintegritas, tetapi juga masyarakat yang aktif, kritis, dan peduli terhadap proses demokrasi.