Lompat ke isi utama

Berita

Tegaskan Kesiapan Kawal Demokrasi 2026, Bawaslu Kabupaten Tegal Ekspos Rencana Kerja Strategis di Media Sosial

Tegaskan Kesiapan Kawal Demokrasi 2026, Bawaslu Kabupaten Tegal Ekspos Rencana Kerja Strategis di Media Sosial

Tegaskan Kesiapan Kawal Demokrasi 2026, Bawaslu Kabupaten Tegal Ekspos Rencana Kerja Strategis di Media Sosial

SLAWI, BAWASLU TEGAL – Guna memberikan keterbukaan informasi kepada publik mengenai agenda pengawasan ke depan, Bawaslu Kabupaten Tegal kembali mempublikasikan rencana kerja pengawasan tahun anggaran 2026 melalui kanal media sosial resminya pada Senin (09/02/2026).

Langkah ini diambil sebagai bentuk akuntabilitas lembaga dalam merancang strategi pengawasan yang komprehensif, sekaligus mengajak masyarakat untuk terlibat aktif sejak dini dalam pengawasan partisipatif.

Dalam publikasi tersebut, Bawaslu Kabupaten Tegal menyoroti tiga agenda utama yang akan menjadi fokus kerja sepanjang tahun 2026:

  1. Soswatif (Sosialisasi Partisipatif): Bawaslu akan memperluas jangkauan sosialisasi pemilu dan pemilihan dengan menyasar komunitas akar rumput, kelompok perempuan, dan pemilih pemula. Tujuannya adalah membangun kesadaran kolektif untuk menolak politik uang dan hoaks.

  2. Uji Petik Data Pemilih: Sebagai bagian dari pengawalan hak pilih, jajaran pengawas akan melakukan uji petik secara berkala di lapangan untuk memastikan akurasi data pemilih berkelanjutan (PDPB) tetap mutakhir dan valid.

  3. Jumpa Berlian (Jumat Pagi Bersihkan Lingkungan dan Administrasi): Inovasi kegiatan mingguan yang memadukan aksi sosial kebersihan lingkungan dengan penataan dokumen administrasi pengawasan. Program ini bertujuan memastikan kesiapan fisik kantor dan tertibnya dokumentasi hasil pengawasan secara digital maupun manual.

Publikasi ini mendapat respons positif dari warganet. Melalui narasi yang diunggah, Bawaslu menekankan bahwa rencana kerja ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan janji layanan kepada masyarakat untuk memastikan kualitas demokrasi di "Bumi Slanang Konveksi" tetap terjaga.

"Kami ingin publik mengetahui apa yang akan kami kerjakan. Dengan mengekspos rencana kerja seperti Soswatif dan Uji Petik, masyarakat bisa ikut mengontrol dan ikut serta di dalamnya. Transparansi adalah langkah awal menuju integritas," tulis Humas Bawaslu dalam unggahannya.

Bawaslu Kabupaten Tegal berkomitmen untuk terus konsisten melakukan kerja-kerja nyata di lapangan dan memastikan setiap tahapan demokrasi berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.