“Bukan Sekadar Hobi!” Bawaslu Kabupaten Tegal Ajak Generasi Muda Jaga Demokrasi Lewat Budaya Membaca
|
Slawi – Dalam rangka memperingati Hari Buku Nasional, Bawaslu Kabupaten Tegal mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk meningkatkan budaya literasi sebagai bagian penting dalam menjaga kualitas demokrasi bangsa.
Melalui kampanye edukatif bertajuk “Bacaanmu Hari Ini, Menentukan Masa Depan Demokrasi”, Bawaslu Kabupaten Tegal menegaskan bahwa membaca bukan hanya aktivitas akademik semata, melainkan langkah awal membangun pola pikir kritis, cerdas, dan bijak dalam menyikapi informasi publik maupun dinamika demokrasi.
Koordinator kegiatan menyampaikan bahwa literasi memiliki peran strategis dalam membentuk masyarakat yang tidak mudah terpengaruh hoaks, politik uang, maupun informasi menyesatkan yang berpotensi merusak kualitas Pemilu dan demokrasi.
“Demokrasi yang sehat lahir dari masyarakat yang kritis dan melek informasi. Budaya membaca menjadi fondasi penting agar masyarakat mampu memilah fakta dan tidak mudah terprovokasi,” ujarnya.
Dalam pesan kampanye tersebut, Bawaslu Kabupaten Tegal juga menekankan bahwa satu buku dapat membuka cakrawala berpikir dan menumbuhkan kesadaran kolektif untuk ikut menjaga masa depan bangsa. Literasi dinilai bukan sekadar kemampuan membaca, tetapi juga kemampuan memahami, menganalisis, dan menyaring informasi secara bijaksana.
Ajakan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya penguatan pendidikan politik kepada masyarakat, terutama pemilih pemula dan generasi muda yang memiliki peran besar dalam menentukan arah demokrasi ke depan.
Bawaslu Kabupaten Tegal berharap momentum Hari Buku Nasional dapat menjadi pengingat bahwa menjaga demokrasi tidak hanya dilakukan saat hari pemungutan suara, tetapi juga dimulai dari kebiasaan sederhana seperti membaca dan meningkatkan literasi.
Melalui semangat “Mulai dari Satu Buku, untuk Masa Depan Bangsa”, Bawaslu Kabupaten Tegal terus mendorong terciptanya masyarakat yang cerdas, kritis, dan aktif dalam mengawal demokrasi yang berintegritas.