Bawaslu Kabupaten Tegal Ajak Masyarakat Kawal Demokrasi: "Bukan Sekadar di Bilik Suara"
|
TEGAL – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tegal menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga integritas Pemilu. Melalui pesan bertajuk "Demokrasi Butuh Kita Semua", Bawaslu mengingatkan bahwa pengawasan bukan hanya tugas lembaga formal, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen warga.
Dalam keterangannya, Bawaslu menyampaikan bahwa esensi demokrasi tidak berhenti setelah pemilih meninggalkan bilik suara. Pengawasan di setiap tahapan, mulai dari pemutakhiran data hingga penghitungan suara, menjadi kunci agar proses politik berjalan jujur, adil, dan bermartabat.
Fokus Utama Pengawasan
Ada beberapa poin krusial yang ditekankan dalam ajakan tersebut:
Pengawasan Aktif: Masyarakat diminta tidak pasif dan berani ikut memantau jalannya setiap tahapan Pemilu.
Pengecekan Daftar Pemilih: Mengingat pentingnya hak pilih, warga diimbau untuk aktif memeriksa Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang dipasang di ruang-ruang publik untuk memastikan nama mereka telah terdaftar dengan benar.
Integritas Luar Dalam: Demokrasi yang sehat membutuhkan keterlibatan masyarakat untuk memastikan tidak ada kecurangan yang terjadi di luar pengawasan resmi.
"Demokrasi bukan hanya tentang apa yang terjadi di bilik suara, tapi tentang apa yang kita lakukan di luar itu. Mengawasi, menjaga, dan memastikan setiap tahapan berjalan jujur adalah tugas kita bersama," tulis pesan resmi Bawaslu Kabupaten Tegal.