Bahaya Minim Literasi Demokrasi, Bawaslu Kabupaten Tegal Ajak Generasi Muda Lebih Kritis
|
Tegal - Bawaslu Kabupaten Tegal terus mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk meningkatkan literasi demokrasi sebagai langkah penting menjaga kualitas Pemilu dan demokrasi yang sehat.
Melalui edukasi pengawasan partisipatif, masyarakat diingatkan bahwa rendahnya pemahaman tentang demokrasi dapat membuat seseorang mudah terpengaruh hoaks, politik uang, hingga berbagai bentuk manipulasi informasi. Kondisi tersebut berpotensi membuat pilihan politik tidak lagi berdasarkan visi, gagasan, dan kualitas calon pemimpin.
Dalam kegiatan sosialisasi yang melibatkan pelajar dan generasi muda, Bawaslu menekankan pentingnya sikap kritis dalam menerima informasi di era digital. Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya agar tidak ikut menyebarkan berita bohong yang dapat memecah persatuan.
Selain itu, generasi muda juga diajak menjadi bagian dari pengawasan demokrasi dengan berani menolak politik uang serta aktif menjaga integritas Pemilu. Dengan literasi demokrasi yang baik, masyarakat diharapkan mampu menentukan pilihan secara bijak demi masa depan bangsa yang lebih baik.
“Saring informasi sebelum sharing” menjadi pesan penting agar masyarakat semakin cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi.