Lompat ke isi utama

Berita

Bukan Sekadar Belajar, Siswa SMAN 1 Pangkah Didorong Awasi Pemilu

Bukan Sekadar Belajar, Siswa SMAN 1 Pangkah Didorong Awasi Pemilu

Bukan Sekadar Belajar, Siswa SMAN 1 Pangkah Didorong Awasi Pemilu

Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan partisipasi generasi muda dalam pengawasan pemilu, Bawaslu Kabupaten Tegal menggelar kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif (Soswatif) Goes to School di SMAN 1 Pangkah pada Senin, 4 Mei 2026.

Kegiatan ini menghadirkan Anggota Bawaslu Kabupaten Tegal Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi, Dedi Kusdiyanto, S.T., sebagai narasumber utama. Dalam kesempatan tersebut, Dedi menyampaikan materi seputar peran Bawaslu dalam pengawasan pemilu, jenis-jenis pelanggaran pemilu, serta pentingnya keterlibatan masyarakat, khususnya pelajar, dalam menjaga integritas demokrasi.

Dedi menekankan bahwa pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tugas penyelenggara, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat. “Generasi muda memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan. Melalui pemahaman yang baik tentang demokrasi dan pengawasan pemilu, pelajar dapat ikut serta dalam mencegah dan melaporkan pelanggaran,” ujarnya.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai mekanisme pelaporan dugaan pelanggaran serta pentingnya keberanian untuk bersikap kritis dan peduli terhadap proses demokrasi di lingkungan sekitar.

Kegiatan Soswatif Goes to School ini disambut antusias oleh para siswa SMAN 1 Pangkah. Interaksi aktif antara narasumber dan peserta menunjukkan tingginya minat pelajar dalam memahami peran mereka dalam demokrasi.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Tegal berharap dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini kepada generasi muda untuk menjadi bagian dari pengawas partisipatif, sehingga tercipta pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas di masa mendatang.